Hidup dalam pengharapan
Roma 8: 12-25
Salah satu ajaran dari keyakinan Kristen adalah hidup dalam pengharapan. Arti dari suatu pengharapan adalah …..
Tidak dapat dipungkiri bahwa seringkali kita mengeluh pada keadaan yang sedang kita alami, kepada kesusahan yang sedang kita alami, pada masalah yang menimpa kita dan dengan kepanatan yang melingkupi hari-hari kita. Kita merasa bosan, lelah, dan mungkin merasakan bahwa hidup kita tanpa tujuan. Tanpa kita sadari selama kita menjalani kehidupan kita apapun yang sedang kita alami, kita sedang melewati sebuah proses dalam kehidupan. Ketika orang tua merasa kesusuahan dalam mencari nafkah untuk menghidupi keluarga dan membiayai sekolah anak-anaknya itu adalah sebuah proses yang harus dijalani oleh orang tua, ketika kita sebagai anak dengan pergumulan studi kita itu adalah proses yang harus kita hadapi untuk mencapai tujuan hidup kita. Lalu, bagaimana sikap kita dalam menjalani proses itu? Berdoa dan berusaha (Ora Et Labora).
Berdoa menunjukkan bahwa kita mempunyai pengharapan yang kita tujukan kepada Tuhan. Disaat kesusahan menimpa kita sering kita tidak mampu untuk mengatakannya dalam doa. Kita tidak tahu harus berdoa bagaimana. Dalam situasi seperti ini Roh Kudus yang akan membantu dalam kelemahan kita. Roh Kudus akan berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan (ayat: 26).
Berusaha adalah cara kita untuk menunjukkan kesungguhan kita dan keyakinan kita untuk mencari jalan keluar terhadap masalah yang kita alami. Dalam kitab nab Yesaya 55 dikatakan bahwa “…firmanKu tidak akan kembali dengan sia-sia”. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengharapan akan kebenaran dan janji Allah kepada kita, janji keselamatan, damai sejahtera, pemeliharaan. Kunci dala kita hidup dalam pengharapan adalah dengan kita terus bertekun dan tidak putus asa dangan menjalani proses yang harus kita jalani.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar